ADITIARAHARGIAN.COM

The Words of Life

Mana Yang Lebih Bagus Untuk Jualan? Instagram Atau Marketplace?

Hai kamu, apa kabar? Semoga sehat selalu ya.

Dengan adanya teknlogi internet yang semakin canggih seperti sekarang ini, semakin memudahkan kita untuk bisa mengembangkan sebuah bisnis sendiri. Tidak usah yang muluk-muluk dulu, seperti berjualan online misalnya. Saat ini kita bisa dengan mudah berjualan produk tanpa bertatap muka dengan pembeli dan terpisah jarak yang jauh sekalipun.

Dan era digital ini, media untuk berjualan online ada banyak sekali, mudah ditemukan dan tentunya canggih dan memudahkan bukan?

Entah itu di sosial media seperti Facebook dan Instagram, Search Engine Google, Social Engine Youtube, atau bisa juga di Marketplace yang sudah serba otomatis dan mudah.

Tapi pada kesempatan kali ini, saya hanya ingin membahas tentang Instagram dan Marketplace saja ya, untuk platform lain mungkin di lain kesempatan bakal saya buatkan artikelnya.

Marketplace sendiri sebenarnya lahir karena dilatarbelakangi semakin maraknya penipuan jual beli online. Sehingga mereka hadir sebagai solusi yang memfasilitasi atau mempertemukan penjual dan pembeli, sekaligus sebagai pihak yang menjamin agar transaksi yang dilakukan menjadi lebih aman.

Sedangkan Instagram ini sejatinya adalah platform media sosial, bukan jualan. Namun, nampaknya para pebisnis mampu melihat kesempatan dan potensi bagus untuk berjualan di platform media sosial. Setidaknya untuk urusan promosi, branding, atau product knowledge, media sosial bisa dimanfaatkan untuk membentuk sebuah basis masa atau dengan kata lain sebagai pemasok trafik.

Yang jelas, baik itu marketplace atau media sosial, keduanya bisa kita maksimalkan fungsinya.

Tapi tetap, kembali lagi nih ke produk kamu, tergolong atau jenis produk apa?

Apakah produk kamu,

  • Produk yang bisa menciptakan permintaan? atau,
  • Produk yang tidak bisa menciptakan permintaan?

Jadi, kamu juga perlu memperhatikan produk kamu itu seperti apa. Kalau bisa menciptakan permintaan, sebaiknya gunakanlah Instagram. Kalau tidak bisa menciptakan permintaan, gunakanlah Marketplace. Tapi tidak ada salahnya juga kok jika kamu menggunakan dua-duanya, toh kedua platform tersebut juga gratis kan? Jadi pakai saja.

Saat ini marketplace menjadi media berjualan online yang sangat populer dan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Kamu pasti sudah bosan kan melihat iklan promo gratis ongkir, flashsale, 11.11, 12.12, dan banyak kawan-kawannya, yang tujuannya tidak lain adalah menjaring pembeli sebanyak-banyaknya dan faktanya program tersebut sangat ampuh menghipnotis banyak orang untuk “bakar duit”. Bahkan, seseorang yang sebenarnya tidak memiliki niat untuk berbelanja menjadi berbelanja meskipun mungkin produk yang mereka beli tidak terlalu dibutuhkan.

Sangat powerfull bukan? Alhasil, era digital ini memang banyak pebisnis startup atau bahkan UMKM yang melek teknolgi juga memanfaatkan marketplace sebagai usaha untuk mendongkrak penjualan produknya. Kamu sendiri bagaimana? Apakah pernah menjual produk di marketplace?

Sayangnya, di marketplace ini ada kelemahan juga, soal perang harga yang benar-benar bisa saling bunuh antar pelapak yang ada di marketplace, sudah menjadi rahasia umum dan banyak orang tau, memang seperti itulah yang terjadi, beberapa pelapak dengan modal yang besar mungkin masih bisa bertahan, namun berbeda kondisinya untuk pelapak kecil yang tentu modalnya juga terbatas, kolaps lah mereka.

Namun jika kamu memilih untuk menggunakan platform media sosial, baiknya kamu kuasai terlebih dahulu strategi-strategi dalam mengembangkan media sosial, khususnya instagram. Mengapa? karena kamu tidak serta merta langsung bisa mendapatkan trafik tinggi dari sosial media kamu, melainkan ada banyak hal yang perlu kamu terapkan agar media sosial kamu (instagram), mampu mendatangkan trafik tinggi, yang nantinya bisa kamu jadikan sebagai aset untuk kamu bisa mengembangkan bisnis kamu ke arah yang lebih baik.

Mengembangkan media sosial? Memangnya bisa dikembangkan ya?

Tentu saja bisa. Seperti yang sudah saya katakan di atas, media sosial aktif dan berkembang dengan baik mampu mendatangkan trafik yang tinggi. Jika di instagram, trafik itu akan datang dari jumlah followers kamu yang sangat banyak. Nah, masalahnya untuk mendapatkan followers banyak di instagram bukan hal yang mudah kan? Saya rasa semua orang setuju. Itulah mengapa kita harus terlebih dahulu mengembangkan media sosial kita lebih terarah, dengan strategi-strategi yang tidak sembarangan juga.

Namun terlepas dari itu, tidaklah mutlak harus menerapkan strategi-strategi khusus agar media sosial bisa berkembang, namun hal tersebut berlaku dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja, seperti public figur ternama, pastinya kamu setuju, mereka tidak memerlukan strategi khusus untuk bisa menjaring jumlah followers yang banyak. Lihatlah mereka, karena jumlah followersnya yang banyak, banyak perusahaan besar yang memakai jasanya untuk paid promote ataupun endorse. Alasannya sudah jelas, karena trafik yang tinggi. Bahkan bagi pucblic figur itu sendiri, mereka dengan mudah bisa mempromosikan brand mereka sendiri karena sudah memiliki basis masa atau fans.

Tapi tenang, meskipun kamu bukan public figur, melainkan hanya seorang pebisnis startup atau bahkan UMKM, kamu tetap bisa mengembangkan media sosial kamu kok. Tentunya dengan menerapkan strategi-strategi atau kiat-kiat khusus yang proven. Kamu bisa menunjukkan kepada orang-orang sisi expertise atau keahlian kamu. Ketika kamu sudah mendapat kepercayaan dari orang-orang atau pengikut kamu, bahwa kamu memang expert di bidang tertentu kamu akan lebih mudah mengajak mereka untuk melakukan aksi tertentu. Jika kamu memiliki produk, kamu akan lebih mudah mengajak mereka untuk membeli produk kamu. Bahkan permintaan akan datang dengan sendirinya tanpa kamu harus mengajak mereka untuk membeli produk kamu, di situasi seperti ini kamu bisa dikatakan sukses dalam hal Branding

Nah, jadi bagaimana? Apa yang bakal kamu lakukan untuk bisnis atau usaha kecil-kecilan kamu? Jika kamu memiliki produk untuk dijual, mulailah untuk menentukan, kamu mau berjualan dimana? Platform mana yang sekiranya cocok untuk kamu dan bisa menjangkau banyak pembeli?  Terlepas dari itu semua, komitmen sangat penting dan dibutuhkan ya, tanpa adanya komitmen akan sangat sulit untuk menggapai apa yang kita inginkan.

Kelas Instagram Organik

Hati-hati Jika Kamu Melihat Iklan Investasi Seperti Ini!

Hati-hati Jika Kamu Melihat Iklan Investasi Seperti Ini!

Waspada Investasi Bodong

Saat ini investasi merupakan salah satu kegiatan yang kian dilirik masyarakat luas. Investasi bertujuan untuk mengembangkan aset yang kita miliki, atau minimal mempertahankan nilainya di masa depan. Investasi bisa memberikan return atau keuntungan yang bagus apabila dilakukan secara matang dengan disertai pedoman dan pengetahuan yang cukup.

Jumlah investor di Indonesia pun mengalami peningkatan yang cukup besar. Ini sebuah gambaran bahwa mulai banyak masyarakat yang berminat untuk berinvestasi. Tak heran kini banyak sekali bertebaran informasi seputar investasi baik melalui media sosial maupun platform lainnya seperti youtube dan google.

Kemudahan mengakses informasi jaman sekarang, memang bisa menguntungkan kita, namun nampaknya juga memberikan efek negatif, dimana banyak informasi yang salah masih ditelan mentah-mentah oleh banyak orang, termasuk informasi perihal investasi yang salah kaprah.

Selain itu, situasi dan kondisi (pandemi) yang menyulitkan juga turut menjadi faktor terjerumusnya seseorang ke dalam lubang yang salah, seperti desakan ekonomi yang membuat seseorang tidak berpikir panjang dalam memutuskan sesuatu. Hal tersebut membuat seseorang menjadi mudah percaya dengan tawaran-tawaran investasi yang tidak masuk akal, dengan ekspektasi tinggi untuk bisa mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat, di masa sulit pandemi seperti ini siapa sih yang tidak tergiur dengan iming-iming menghasilkan uang banyak dengan cepat? Suatu kemustahilan seperti dikesampingkan begitu saja karena sudah terjepit oleh situasi.

Masih banyak orang yang sejatinya tidak mengerti apa-apa soal investasi, hanya berbekal pengetahuan yang terbatas, di sosial media bahkan tergiur profit teman-teman yang sudah sukses di dunia investasi namun mereka terburu ingin mendapatkan keuntungan besar seperti yang teman-teman mereka dapatkan. Tanpa mereka sadari bahwa investasi harus melalui berbagai proses yang panjang dan pengetahuan yang cukup agar bisa sampai di titik dimana kita bisa mendapatkan keuntungan atau return di investasi.

BELAJAR INVESTASI SAHAM PEMULA

Alhasil mereka mudah sekali terjebak tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar yang tidak masuk akal, dalam waktu yang singkat. Tawaran investasi tersebut kini kian banyak muncul di berbagai platform media sosial, seperti telegram, whatsapp, paid promote instagram, bahkan melalui iklan berbayar sekalipun. Ya, oknum investasi bodong pun kian serius dalam menggarap pasar investasi bodong, terbukti mereka mampu memanfaatkan iklan berbayar maupun paid promote di sosial media.

Sesuatu yang tidak beres juga terjadi pada influencer, yang tidak serta merta memfilter produk yang akan mereka promosikan di akun mereka, investasi bodong sekalipun mereka terima. Ini fakta, karena saya sendiri pernah melihat akun instagram lokal daerah saya yang bertema wisata daerah, yang ikut mempromosikan (paid promote) tawaran titip dana investasi dengan keuntungan yang tidak masuk akal. Entah itu karena influencer tidak mengerti atau justru sudah mengerti namun tutup mata, yang penting mereka memperoleh bayaran dari paid promote tersebut.

Parahnya, karena banyaknya kasus investasi bodong yang mencuat, citra investasi yang sebenarnya merupakan kegiatan yang positif menjadi tercoreng, menciptakan atmosfer buruk dan stigma negatif dari masyarakat terhadap dunia investasi, seolah-olah semua bentuk investasi itu bodong dan merugikan.

Masyarakat maupun investor pemula harus mengerti seluk beluk investasi, pada dasarnya investasi ideal dipelajari terlebih dahulu dengan matang dan kemudian dikelola sendiri. Ya, kita sendiri yang mengelola dana kita, mau dialokasikan kemana dana atau modal kita, apakah membeli emas, saham, atau bahkan ditradingkan sendiri di pasar uang, apapun pilihan kamu tentunya harus dengan penguasaan ilmu yang cukup dan memiliki pemahaman. Jika memang kita belum mengerti apa-apa, jangan terburu nafsu untuk masuk hanya karena tergiur teman-teman atau pun iklan dan postingan tentang investasi, hal tersebut justru bisa menjadi bumerang dimana kita dalam resiko besar terjerat investasi bodong, kalaupun tidak sampai terjerat investasi bodong, ada kecenderungan kita tidak memiliki strategi yang tepat dalam berinvestasi sehingga investasi kita akan terhambat bahkan mengalami kerugian.

Soal investasi abal-abal atau bodong, sebaiknya kamu harus berhati-hati ketika mendapatkan tawaran investasi, seperti yang akan saya paparkan disini. Salah satu bentuk tawaran investasi yang banyak sekali muncul di whatsapp, telegram, instagram dan platform lainnya, yang harus kamu abaikan jika tidak ingin menyesal di kemudian hari, contohnya seperti pada gambar di bawah ini.

Hati-hati Jika Kamu Melihat Iklan Investasi Seperti Ini!

Gambar diatas merupakan screenshoot yang saya ambil dari salah satu postingan akun instagram bertema wisata dengan jumlah followers yang cukup banyak, dan cukup ternama di daerah saya. Cukup mengagetkan saya, karena yang mereka promosikan merupakan bentuk ajakan investasi/trading, yang 100% abal-abal dan bodong. Jika kamu melihat iklan serupa, wajib kamu skip dan abaikan, kecuali kamu siap rugi dan menyesal. Jangan terkecoh dengan kata-kata “cobalah untuk ber-investasi minim resiko”, itu hanya sekedar gimmick marketing, karena pada kenyataannya justru sangat beresiko tinggi dan berbahaya.

Saya pastikan investasi tersebut bodong dan tidak berijin, ada kecenderungan mengarah ke penipuan dengan tawaran yang sangat tidak masuk akal. Wajib kita abaikan, dan jika memungkinkan untuk dilaporkan, bisa kita laporkan. Bayangkan saja, dengan modal titip dana Rp 700.000,- kita dijanjikan keuntungan lebih dari 1000%. Perlu kamu ketahui, tidak ada di dunia ini, di belahan dunia manapun, siapa pun, yang mampu mengelola dana investasi dengan return lebih dari 1000% dalam waktu singkat, investor terhebat di dunia sekali pun tidak akan bisa melakukan itu. Rekor capital gain yang dicapai investor ternama dunia pun merupakan bentuk akumulasi dari beberapa bentuk investasi dan dalam jangka waktu yang sangat panjang, bahkan bisa puluhan tahun.

Selain itu, tidak ada seorang pun di dunia ini yang memiliki win rate (tingkat keberhasilan) sangat tinggi, tetap, dan pasti, serta secara konsisten dalam mengelola investasi maupun trading, apalagi menyebutkan hingga 95%, seolah-olah si penawar investasi tersebut mampu melakukan itu dengan konsisten. Jika seseorang bisa melakukan itu, mungkin akan dengan cepat masuk deretan daftar orang terkaya, tidak cuma di negara kita saja, bahkan dunia dan tidak perlu repot-repot mengajak orang lain untuk menitipkan dana. Perlu digarisbawahi juga, sehebat apapun analisa seseorang di dunia investasi atau trading, tetap saja analisa tersebut hanya sebatas untuk dijadikan sebuah estimasi pergerakan ke depan, bukan sebuah kepastian, karena pada dasarnya kita tidak akan pernah tau apa yang terjadi 5 menit ke depan, maka seorang trader profesional pun tetap mengalami loss (rugi), hanya saja loss mereka lebih terukur karena memiliki pemahaman dan strategi yang tepat, sehingga kerugian masih dalam kontrol mereka.

Selain postingan paid promote instagram, tawaran investasi bodong juga banyak muncul melalui grup telegram, maupun japri di whatsapp dari nomor yang tidak dikenal, seperti di bawah ini.

Hati-hati Jika Kamu Melihat Iklan Investasi Seperti Ini!

Semua bentuk tawarannya identik, dengan cara mengajak untuk menitipkan sejumlah dana (modal) untuk diputarkan melalui investasi atau trading dan semacamnya dengan keuntungan besar, dalam waktu yang singkat, dan win rate yang berlebihan dan tidak masuk akal. Sekali lagi, dalam berinvestasi tidak ada yang namanya titip dana apalagi ke pihak-pihak yang tidak jelas asal-usulnya dan tidak berijin. Jadi, jika kamu mendapatkan penawaran investasi seperti di atas melalui media apapun, apalagi tidak jelas siapa pihak-pihak di balik penawaran investasi tersebut, silahkan untuk di abaikan saja.

Sekali lagi tawaran investasi bodong bermodel titip dana ini identik ya, mau diputarkan di saham, forex, atau bahkan binary option, itu hanya modifikasi dan variasi copywriting (iklan) mereka, pada dasarnya tujuannya tetap sama, menjaring modal para korbannya tanpa ada return sedikitpun (penipuan/scam). Kalau pun ada yang memberikan return, itu tidak akan bertahan lama, biasanya akan terhenti di tengah jalan dan akhirnya mencuat menjadi kasus investasi bodong seperti yang terjadi di gorontalo dan beberapa kota lainnya.

Lucunya lagi, ada beberapa tawaran tersebut mengatasnamakan binary option dan memutarkannya di trading binary option, padahal binary option sendiri bukan merupakan platform trading, melainkan sebuah platform yang lebih dekat ke betting (financial betting) atau judi dan sedang menjadi kontroversi atau ramai diperdebatkan terkait fenomena affiliator binary option.

Di salah satu podcast ternama di Indonesia, investasi bodong ini juga sempat menjadi topik hangat yang diangkat, dan menyebutkan nilai investasi bodong ini sudah mencapai 117 Triliun rupiah. Bisa dibayangkan, dengan nilai yang sebesar itu, sudah berapa banyak orang yang menjadi korbannya? Tentunya sangat memprihatinkan dan menjadi PR besar untuk lembaga berwenang dan kita sebagai masyarakat harus lebih berhati-hati, jika memungkinkan kita perlu saling mengawasi satu sama lain agar kita, teman, ataupun kerabat kita tidak sampai terjerat investasi bodong.

Jika memang kita tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang investasi, dan memang ingin pihak lain mengelola dana kita, masih ada produk investasi seperti Reksadana dimana dana kita di Reksadana akan dikelola oleh manajer investasi yang akan disebar ke berbagai aset seperti Obligasi, Saham, dan Pasar Uang, dan produk Reksadana ini bisa dengan mudah kita temukan di berbagai platform yang sudah berijin dan diawasi oleh lembaga berwenang (OJK), seperti Bibit, Ajaib Investasi, Pluang, bahkan beberapa marketplace pun selain menyediakan tabungan emas, saat ini sudah menyediakan produk investasi berupa Reksadana.

Akan lebih baik jika kita memiliki minat berinvestasi, kita mempelajarinya terlebih dahulu agar kita memiliki pegangan kuat dan strategi yang matang, sehingga mampu mengelola investasi kita sendiri dengan terukur dan meminimalisir potensi kerugian serta mungkinkan kita mendapatkan return atau keuntungan yang bagus di masa depan.

Jadi, ketika kita melihat tawaran investasi atau titip dana seperti di atas, silahkan untuk diskip saja ya, sudah banyak sekali korban berjatuhan akibat tawaran abal-abal tersebut. Di beberapa kota kasusnya sudah mencuat dan menjadi warning untuk kita semua agar tidak terjerumus ke dalam lubang yang serupa. Perbanyak literasi ketika kita memiliki minat akan hal tertentu.

Jangan lupa share artikel ini untuk membantu agar tidak ada lagi teman-teman atau orang yang menjadi korban sadisnya investasi bodong.

Saham Gratis Ajaib Sekuritas

Cara Mudah Membeli Saham Untuk Pemula

CARA MUDAH
MEMBELI SAHAM UNTUK PEMULA

Pengin investasi saham? Tapi tidak tau bagaimana sih caranya untuk bertransaksi/jual-beli saham? Pertanyaan tersebut pasti akan muncul terutama bagi pemula yang mulai tertarik dengan investasi pasar modal di indonesia. Saham sebagai salah satu instrumen investasi saat ini memang kian diminati, terlihat dengan semakin banyaknya investor ritel, apalagi didukung dengan semakin mudahnya bertransaksi di era digital seperti sekarang. Selain itu efek pandemi yang membuat sektor riil terpuruk, membuat banyak orang mencari peruntungan lain, salah satunya di pasar modal.

BELAJAR INVESTASI SAHAM

Pasar modal Indonesia menjadi salah satu yang mendapat perhatian lebih oleh banyak orang di era pandemi covid 19. Anjloknya harga saham akibat pandemi, direspon berbeda menjadi sebuah momentum atau potensi karena jika berkaca dari krisis 2008, pasar modal yang terpuruk mampu membaik dan justru mencatatkan All Time High. Krisis justru menjadi titik masuk yang baik bagi orang-orang yang mau membeli saham.

Tidak butuh waktu lama, memang kondisi pasar modal akibat pandemi bisa kembali membaik hingga di Kuartal IV 2020, seperti indeks saham BUMN20 yang mampu naik 25% sejak posisi penutupan akhir Kuartal III 2020. Di waktu itu pula banyak sekali orang/influencer dan bahkan forum investasi/kelas-kelas digital yang memperbincangkan dan mempromosikan saham sebagai instrumen investasi yang menjanjikan, arus informasi di media sosial juga turut berperan memberikan pengaruh dan mendongkrak minat berinvestasi saham.

Alhasil, investor ritel mulai tumbuh dengan pesat, tak terkecuali mereka yang belum tau sama sekali namun di pikirannya sudah terbesit keinginan untuk mulai berinvestasi saham. Namun, sebagai pemula tentunya tidak mudah bagi mereka untuk memulainya, ada banyak aspek yang harus dipahami dan diperhatikan agar investasi tidak berujung “buntung” bahkan terjebak dalam investasi bodong. Lalu, banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak dan pikiran mereka. Seperi salah satunya, pertanyaan yang paling sederhana, “bagaimana sih cara membeli saham itu?” dengan kata lain seperti apa sih mekanisme awal untuk bisa membeli saham?

Jika kamu adalah salah seorang yang memiliki pertanyaan yang sama, kita sudahi saja basa-basinya dan to the poin saja ya, untuk bisa membeli saham jaman sekarang itu sangat mudah. Seperti apa? Lanjut baca ya.

CARA MUDAH MEMBELI SAHAM

Bagi yang belum mengerti bagaimana sih bertransaksi atau jual beli saham dilakukan? Sebenarnya, semua orang sekarang bisa dengan mudah membeli dan menjual saham, bahkan cukup dengan menggunakan smartphone saja. Ya, kecanggihan teknologi jaman sekarang memang semakin memudahkan kita di banyak sisi kehidupan.

Untuk bisa bertransaksi saham, kita terlebih dahulu harus memiliki rekening saham atau akun RDN (Rekening Dana Nasabah) di sebuah perusahaan sekuritas. Ada banyak perusahaan sekuritas ternama di indonesia, seperti Mirae Asset Sekuritas, Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, MNC Sekuritas dan masih banyak lagi. Saya sendiri memakai Mandiri Sekuritas yang proses membuka akunnya dulu harus ke KC Mandiri di kota saya.

Ya, dulu kita memang harus datang ke kantor perusahaan sekuritas, untuk membuka RDN, dengan proses yang cukup menyita waktu untuk mengisi berbagai formulir. Namun, seiring perkembangan jaman yang semakin canggih, untuk saat ini tidak perlu lagi, karena ada beberapa perusahaan sekuritas berbasis digital atau online yang proses administrasinya sudah full online. Tentunya perusahaan sekuritas ini sudah memiliki regulasi atau ijin ya, dari lembaga pengawas yang berwenang seperti salah satunya Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nah, salah satu perusahaan sekuritas yang cukup bagus dan sedang hits saat ini adalah Ajaib Sekuritas (Ajaib Investasi). Sekuritas berbasis digital ini mulai banyak digemari investor ritel pemula karena kemudahannya. Proses registrasi atau membuka RDN juga tentunya sudah full online tanpa harus ke kantor dan cukup melalui aplikasi Ajaib Sekuritas (Android/iOS). Proses registrasinya pun mudah, cukup mengisi data diri dan verifikasi data seperti kamu membuka akun-akun marketplace/bank/fintech lainnya. Untuk urusan regulasi, tentunya Ajaib ini sudah terdaftar di OJK.

Proses validasi atau verifikasi datanya sendiri berkisar antara 7-10 hari, ini waktu rata-rata hampir di semua perusahaan sekuritas dalam memvalidasi data calon nasabahnya. Setelah data kamu tervalidasi, kamu akan diberi notifikasi bahwa kamu sudah bisa mengisi saldo RDN untuk selanjutnya bisa memilih emiten dan mulai membeli saham semudah bertransaksi di marketplace.

“Tambahan : Di beberapa sekuritas ada pilihan Margin dan Non-Margin saat kita membuka RDN disarankan untuk memilih Non Margin, jika kita sepenuhnya menggunakan modal atau dana kita sendiri untuk berinvestasi.”

Cara Mudah Membeli Saham Pemula

Gambar di atas adalah contoh akun yang sudah terverifikasi dan siap atau bisa untuk membeli saham. Langkah selanjutnya kamu hanya perlu mengisi saldo atau Topup RDN kamu. Untuk Topup juga tidak sulit, semudah kamu Topup layanan e-wallet yang kamu pakai sehari-hari.

Selain saham, Investasi Reksadana Ajaib juga tersedia buat kamu yang ingin berinvestasi di Reksadana. Reksadana ini merupakan instrumen investasi yang cocok untuk kamu yang tidak mau pusing ketika berinvestasi, mengingat investasi seperti saham tentunya tidak mudah dalam menganalisa dan memilih emiten, apalagi untuk pemula. Reksadana bisa menjadi alternatif, semua dana yang kamu investasikan di Reksadana, sepenuhnya akan dikelola oleh manajer investasi dimana dana akan dialokasikan ke berbagai aset seperti saham, obligasi, dan pasar uang.

“Ajaib Sekuritas bisa diibaratkan sebagai tempat jual beli saham. Sederhananya, Jika kita membeli produk atau barang kebutuhan sehari-hari secara online bisa kita lakukan di Marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan lainnya, maka untuk membeli saham kita bisa melakukannya di Ajaib Sekuritas.”

Sebelum membeli saham, tentunya kamu juga sudah punya gambaran investasi terlebih dahulu ya, seperti teknikal dan fundamentalnya, barulah kamu bisa memilih saham dari emiten apa yang sesuai dengan analisa terbaik kamu. Artikel ini tidak bertujuan mengajak untuk asal-asalan dalam membeli saham, pastikan kamu sudah cukup bekal atau pengetahuan seperti analisa teknikal, analisa fundamental, manajemen keuangan, dan bahkan psikologi investasi. Ketika kamu sudah memiliki semua bekal yang dibutuhkan, sangat direkomendasikan, bahkan wajib hukumnya.

“Tambahan : Saham berbeda dengan produk derivatif lain seperti valuta asing, saham merupakan bukti kepemilikan suatu perusahaan, seseorang bahkan bisa mempertahankan (hold) saham perusahaan tertentu dalam jangka waktu yang sangat lama dan hidup dari Dividen (bagi hasil) dari keuntungan perusahaan per tahun (di luar Capital Gain yang berpotensi terus tumbuh). Menarik bukan? Bisa jadi rekomendasi kamu juga, untuk memilih emiten yang membagikan Dividen (karena tidak semua emiten membagikan dividen), jadi selain Capital Gain jangka panjang, kita juga mendapatkan Dividen.”

Nah bagi teman-teman yang bertanya-tanya, sekarang sudah tau kan bagaimana langkah awal untuk bisa membeli saham? Mudah kan? Lalu bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk berinvestasi saham? Kalau saya sih, iyes ya, hehehe, daripada kita boros berburu barang-barang flashsale yang sebenarnya barang tersebut tidak terlalu kita butuhkan, alangkah baiknya kita alokasikan sebagian dana kita untuk berinvestasi.

“Gaji saya kecil, apakah saya bisa berinvestasi saham?”

Bahkan untuk seseorang dengan gaji UMR pun bisa berinvestasi saham, ada beberapa rekayasa investasi saham dengan gaji minim yang menurut saya bagus untuk dipelajari, seperti Dollar Cost Averaging (DCA), syaratnya kamu hanya perlu berkomitmen untuk bisa menyisihkan gajimu per bulan, niscaya capital gain akan sangat jauh lebih besar ketimbang bunga dari uangmu yang mendekam di deposito. DCA ini sangat direkomendasikan untuk dipelajari.

Kembali ke Ajaib, Ajaib Sekuritas ini sangat cocok untuk kamu yang tidak mau ribet datang ke kantor sekuritas untuk membuka RDN. Menariknya, ada juga bagi-bagi saham gratis Ajaib Sekuritas loh, lumayan kan? Penasaran? Langsung saja kamu buka RDN di Ajaib Sekuritas, dan raih kesempatan mendapatkan saham gratis jika mendaftar melalui link di bawah artikel ini. Tidak ada alasan lagi untuk tidak berinvestasi sejak dini. Inget kata Pak Sandiaga Uno, “saya tidak akan bisa kaya tanpa investasi, salah satunya saham”.

Saham Gratis Ajaib Sekuritas
 

"Tanpa kita sadari, Investasi membuat kita saving banyak, dan menikmatinya di masa depan"

©️aditiarahargian.com

DILARANG KERAS MENYALIN KONTEN TANPA IZIN!

Ada yang ingin ditanyakan?