ADITIARAHARGIAN.COM

The Words of Life

Kelas Webinar Instagram Organik

Kelas Webinar Instagram Organik, Memaksimalkan Potensi Instagram Untuk Membangun Bisnis — Pernahkan kamu membayangkan akun media sosial kamu seperti instagram mampu membuat produk atau jualan kamu laris manis? Atau kamu pernah melihat teman-teman kamu sukses berjualan di Instagram?

Kelas Webinar Instagram Organik

Lalu pernahkah kamu berusaha mengikuti jejak teman-teman untuk berjualan di Instagram, namun hasilnya tidak sesuai harapan? Bahkan untuk mendapatkan atau meningkatkan follower saja susah, bagaimana bisa produk kita akan laris manis? Beli follower? Itu bukan solusi, kamu tidak akan mendapatkan apa-apa dengan membeli follower, interaksi di aku kamu tetap sedikit, like tetap sedikit, karena follower hasil beli tidak benar-benar menyukai kamu atau produk kamu.

Untuk membangun Bisnis di Instagram ada step-step yang harus kita pelajari terlebih dahulu. Kita tidak bisa sembarang memasarkan produk kita di Instagram, dan langsung begitu saja laris manis dan mampu merangsek ke pasar yang potensial. Kecuali produk kamu sangat bagus, langka, dibutuhkan banyak orang dan belum ada pesaing untuk produk kamu, namun untuk menemukan atau menciptakan produk seperti itu sangatlah tidak mudah, faktanya memang seperti itu. Contoh saja vaksin untuk virus korona, saat ini langka, dicari dan dibutuhkan banyak orang, namun tidak mungkin untuk kita berjualan vaksin begitu saja, negara saja belum bisa menjual vaksin, apalagi personal? Betul kan? Fitur story apakah membantu kamu? Mungkin membantu, namun persentasenya sangat kecil, produk kamu mungkin hanya akan laku oleh teman-teman atau komunitasmu sendiri, itu pun jika mereka benar-benar membutuhkan produk kamu, dan sangat kecil kemungkinan untuk repeat order.

Instagram adalah platform media sosial yang mengutamakan visual (gambar) yang menjadikannya memiliki daya tarik tersendiri. Karena dukungan visual tersebut, banyak dari kita mengira kita akan lebih mudah memasarkan jualan atau produk dari bisnis kita. Nyatanya tidak begitu, karena pada prinsipnya, Instagram tetaplah media sosial, bukan media jualan. Media Sosial kok ada fitur (terbaru) toko? Nah ini, fitur toko hanya sebagai pendukung akun-akun besar atau company, untuk akun kecil atau personal, tidaklah berarti apa-apa. Silahkan cek saja fitur toko tersebut, rata-rata yang muncul adalah produk dari akun-akun besar atau company. Dan lagi, untuk bisa membuka toko di instagram harus memenuhi syarat-syarat tertentu.

Kembali ke prinsip Instagram, sebagai media sosial, bukan media jualan, lalu apakah kita salah jika kita berjualan di instagram? Tidak salah juga, ya, kamu tidak salah jika memanfaatkan Instagram untuk berjualan. Hanya saja kamu perlu memahami poin-poin penting jika ingin berjualan di Instagram, poin-poin ini yang memang tidak disadari dan tidak banyak diketahui orang, sehingga berjualan di Instagram terasa sulit. Bahkan sebagian besar orang masih salah kaprah atau keliru dalam memanfaatkan Instagram untuk bisnis mereka.

Lalu, apa saja poin-poin itu?

Nah, poin-poin inilah yang perlu kamu pelajari step by step, dan perlu kamu praktikan serta melakukan riset dan analisa, seperti :

🗸 Menentukan jenis akun Instagram kamu

🗸 Branding

🗸 Membangun follower secara organik (bukan spam/beli)

🗸 Sustainable

Dan masih banyak lagi yang poin-poin penting yang bisa kamu pelajari, riset, dan analisa. Kabar baiknya saat ini kelas-kelas Instagram Organik sudah banyak bertebaran di internet, yang bisa kamu manfaatkan untuk mulai membangun akun Instagram kamu dan tentunya mampu mengembangkan bisnis kamu. Nah kamu bisa mempelajari semua itu di salah satu kelas webinar Instagram Organik yang menurut saya terbaik untuk saat ini, yang di ajarkan oleh praktisi Instagram yang sudah terbukti, materinya lengkap, penjelasannya padat berisi (saya sudah melihat sendiri penjelasannya) dan jika kamu praktikan dengan komitmen, tidaklah sulit untuk mengembangkan bisnis kamu dengan Instagram. Sekali lagi, kuncinya adalah komitmen, pelajari dan praktikan dengan ketat.

Link : Kelas Webinar Instagram Organik

Buat kamu yang berminat untuk mempelajari Instagram Organik, silahkan klik link diatas, untuk pendaftaran. Sekali lagi, kuncinya adalah komitmen untuk mempelajarinya, dan berani untuk memulai, ilmu adalah investasi terbaik, mulailah dari sekarang, karena kita tidak akan pernah tau jika tidal memulai.

Selamat belajar. Semoga sukses.

Mana Yang Lebih Bagus Untuk Jualan? Instagram Atau Marketplace?

Hai kamu, apa kabar? Semoga sehat selalu ya.

Dengan adanya teknlogi internet yang semakin canggih seperti sekarang ini, semakin memudahkan kita untuk bisa mengembangkan sebuah bisnis sendiri. Tidak usah yang muluk-muluk dulu, seperti berjualan online misalnya. Saat ini kita bisa dengan mudah berjualan produk tanpa bertatap muka dengan pembeli dan terpisah jarak yang jauh sekalipun.

Dan era digital ini, media untuk berjualan online ada banyak sekali, mudah ditemukan dan tentunya canggih dan memudahkan bukan?

Entah itu di sosial media seperti Facebook dan Instagram, Search Engine Google, Social Engine Youtube, atau bisa juga di Marketplace yang sudah serba otomatis dan mudah.

Tapi pada kesempatan kali ini, saya hanya ingin membahas tentang Instagram dan Marketplace saja ya, untuk platform lain mungkin di lain kesempatan bakal saya buatkan artikelnya.

Marketplace sendiri sebenarnya lahir karena dilatarbelakangi semakin maraknya penipuan jual beli online. Sehingga mereka hadir sebagai solusi yang memfasilitasi atau mempertemukan penjual dan pembeli, sekaligus sebagai pihak yang menjamin agar transaksi yang dilakukan menjadi lebih aman.

Sedangkan Instagram ini sejatinya adalah platform media sosial, bukan jualan. Namun, nampaknya para pebisnis mampu melihat kesempatan dan potensi bagus untuk berjualan di platform media sosial. Setidaknya untuk urusan promosi, branding, atau product knowledge, media sosial bisa dimanfaatkan untuk membentuk sebuah basis masa atau dengan kata lain sebagai pemasok trafik.

Yang jelas, baik itu marketplace atau media sosial, keduanya bisa kita maksimalkan fungsinya.

Tapi tetap, kembali lagi nih ke produk kamu, tergolong atau jenis produk apa?

Apakah produk kamu,

  • Produk yang bisa menciptakan permintaan? atau,
  • Produk yang tidak bisa menciptakan permintaan?

Jadi, kamu juga perlu memperhatikan produk kamu itu seperti apa. Kalau bisa menciptakan permintaan, sebaiknya gunakanlah Instagram. Kalau tidak bisa menciptakan permintaan, gunakanlah Marketplace. Tapi tidak ada salahnya juga kok jika kamu menggunakan dua-duanya, toh kedua platform tersebut juga gratis kan? Jadi pakai saja.

Saat ini marketplace menjadi media berjualan online yang sangat populer dan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Kamu pasti sudah bosan kan melihat iklan promo gratis ongkir, flashsale, 11.11, 12.12, dan banyak kawan-kawannya, yang tujuannya tidak lain adalah menjaring pembeli sebanyak-banyaknya dan faktanya program tersebut sangat ampuh menghipnotis banyak orang untuk “bakar duit”. Bahkan, seseorang yang sebenarnya tidak memiliki niat untuk berbelanja menjadi berbelanja meskipun mungkin produk yang mereka beli tidak terlalu dibutuhkan.

Sangat powerfull bukan? Alhasil, era digital ini memang banyak pebisnis startup atau bahkan UMKM yang melek teknolgi juga memanfaatkan marketplace sebagai usaha untuk mendongkrak penjualan produknya. Kamu sendiri bagaimana? Apakah pernah menjual produk di marketplace?

Sayangnya, di marketplace ini ada kelemahan juga, soal perang harga yang benar-benar bisa saling bunuh antar pelapak yang ada di marketplace, sudah menjadi rahasia umum dan banyak orang tau, memang seperti itulah yang terjadi, beberapa pelapak dengan modal yang besar mungkin masih bisa bertahan, namun berbeda kondisinya untuk pelapak kecil yang tentu modalnya juga terbatas, kolaps lah mereka.

Namun jika kamu memilih untuk menggunakan platform media sosial, baiknya kamu kuasai terlebih dahulu strategi-strategi dalam mengembangkan media sosial, khususnya instagram. Mengapa? karena kamu tidak serta merta langsung bisa mendapatkan trafik tinggi dari sosial media kamu, melainkan ada banyak hal yang perlu kamu terapkan agar media sosial kamu (instagram), mampu mendatangkan trafik tinggi, yang nantinya bisa kamu jadikan sebagai aset untuk kamu bisa mengembangkan bisnis kamu ke arah yang lebih baik.

Mengembangkan media sosial? Memangnya bisa dikembangkan ya?

Tentu saja bisa. Seperti yang sudah saya katakan di atas, media sosial aktif dan berkembang dengan baik mampu mendatangkan trafik yang tinggi. Jika di instagram, trafik itu akan datang dari jumlah followers kamu yang sangat banyak. Nah, masalahnya untuk mendapatkan followers banyak di instagram bukan hal yang mudah kan? Saya rasa semua orang setuju. Itulah mengapa kita harus terlebih dahulu mengembangkan media sosial kita lebih terarah, dengan strategi-strategi yang tidak sembarangan juga.

Namun terlepas dari itu, tidaklah mutlak harus menerapkan strategi-strategi khusus agar media sosial bisa berkembang, namun hal tersebut berlaku dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja, seperti public figur ternama, pastinya kamu setuju, mereka tidak memerlukan strategi khusus untuk bisa menjaring jumlah followers yang banyak. Lihatlah mereka, karena jumlah followersnya yang banyak, banyak perusahaan besar yang memakai jasanya untuk paid promote ataupun endorse. Alasannya sudah jelas, karena trafik yang tinggi. Bahkan bagi pucblic figur itu sendiri, mereka dengan mudah bisa mempromosikan brand mereka sendiri karena sudah memiliki basis masa atau fans.

Tapi tenang, meskipun kamu bukan public figur, melainkan hanya seorang pebisnis startup atau bahkan UMKM, kamu tetap bisa mengembangkan media sosial kamu kok. Tentunya dengan menerapkan strategi-strategi atau kiat-kiat khusus yang proven. Kamu bisa menunjukkan kepada orang-orang sisi expertise atau keahlian kamu. Ketika kamu sudah mendapat kepercayaan dari orang-orang atau pengikut kamu, bahwa kamu memang expert di bidang tertentu kamu akan lebih mudah mengajak mereka untuk melakukan aksi tertentu. Jika kamu memiliki produk, kamu akan lebih mudah mengajak mereka untuk membeli produk kamu. Bahkan permintaan akan datang dengan sendirinya tanpa kamu harus mengajak mereka untuk membeli produk kamu, di situasi seperti ini kamu bisa dikatakan sukses dalam hal Branding

Nah, jadi bagaimana? Apa yang bakal kamu lakukan untuk bisnis atau usaha kecil-kecilan kamu? Jika kamu memiliki produk untuk dijual, mulailah untuk menentukan, kamu mau berjualan dimana? Platform mana yang sekiranya cocok untuk kamu dan bisa menjangkau banyak pembeli?  Terlepas dari itu semua, komitmen sangat penting dan dibutuhkan ya, tanpa adanya komitmen akan sangat sulit untuk menggapai apa yang kita inginkan.

Kelas Instagram Organik

Apakah Bikin Konten Instagram Viral Itu Susah?

Kamu sudah pernah punya konten viral? Atau belum sama sekali? Sudah berusaha bikin konten yang semenarik mungkin, tapi kok gak viral ya? Sering bertanya, gimana sih tips untuk membuat konten viral? Jangankan viral, dapet impresi bagus aja enggak. Faktanya memang susah ya, hehe, saya sendiri juga belum pernah membuat konten dan mempublishnya kemudian viral.

Jangan emosi dulu hehe, viral ini memang mungkin sedikit ambigu ya, karena berbeda orang juga berbeda persepsi tentang viral ini bukan?

Kalau bagi saya, jika konten kamu menjangkau 50.000 orang ke atas, itu sudah termasuk Viral. Tapi untuk mendapat jangakauan sebesar itu bukannya sulit sekali ya? mungkin cuma bisa dilakukan oleh artis atau konten kreator lainnya.

Membuat konten viral ini memang “gampang-gampang-susah”, melihat konten orang lain sepertinya mudah banget untuk menjadi viral ya? Sedangkan kamu? Sudah cari-cari tips bikin konten viral di medsos sana sini, tapi tetap tidak ada hasil yang diharapkan. Namun, secara teori, tetap ada kemungkinan konten kamu bisa viral, tidak ada salahnya kamu terus mencoba membuat konten semaksimal mungkin.

Nah, sebenarnya, jika kamu tau caranya, membuat konten viral itu tidaklah susah loh. Masa iya sih?

Ya, semua ini ada cara tersendiri ternyata, bagaimana strategi-strategi yang diterapkan untuk bisa mendapat jangkauan yang besar dan konten kamu dikategorikan viral. Jadi memang tidak sembarang membuat konten yang menarik saja, namun ada poin-poin penting atau teknik membuat konten viral yang harus kamu pelajari terlebih dahulu, mungkin saja isi konten kamu memang menarik, namun jika kamu tidak tau cara mengoptimasinya, jangkauan pun tidak akan banyak.

Jika di beberkan di sini, rasanya satu atau dua artikel saja tidak cukup untuk mengupas semua strateginya, jadi saya ingin membagikan saja ke kamu salah satu kelas pembelajaran instagram terbaik untuk kamu bisa belajar mengembangkan instagram secara organik, dan kamu bisa memahami kebiasaan yang terjadi di instagram, termasuk menjadikan konten kamu viral dan mendapatkan banyak jangkauan. Untuk saat ini, Kelas Instagram Organik by Niko Julius menjadi kelas belajar instagram paling proven, materi yang diberikan pun daging banget dan tidak bertele-tele, serta mudah untuk dipahami.

Banyak strategi yang bisa kamu pelajari di Kelas Instagram Organik, yang sebelumnya tidak pernah kamu dan bahkan orang-orang ketahui. Penasaran? Kamu bisa cek saja Kelas Instagram Organik by Niko Julius melalui link di bawah ini. Jika kamu punya komitmen untuk belajar, membuat konten viral itu mudah. Melihat potensi media sosial saat ini, kelas ini juga sangat cocok untuk kamu yang ingin mengembangkan Instagram Bisnis.

Kelas Instagram Organik

Ada yang ingin ditanyakan?